Cara Mudah Mengendalikan Tekanan Darah Tinggi bagi Penderita Hipertensi

gambar tips perawatan diri hipertensi

Sebagai seorang penderita hipertensi, sudah sewajarnya Anda melakukan beberapa perubahan gaya hidup untuk membantu mengontrol tekanan darah. Ketahui tips perawatan diri untuk hipertensi berikut ini.

Gaya Hidup Sehat untuk Penderita Hipertensi

Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada jantung. Hal ini dapat memicu komplikasi kesehatan lain yang berbahaya, seperti serangan jantung, gagal jantung, dan stroke.

Oleh karena itu, seseorang yang telah terdiagnosis hipertensi perlu memantau kondisi sehingga tekanan darah terkontrol dengan baik.

Berikut ini adalah panduan untuk mengendalikan tekanan darah tinggi yang penting Anda ikuti:

1. Minum Obat Sesuai Anjuran

Pengobatan hipertensi bersifat jangka panjang, bahkan pada beberapa kasus, penderita perlu mengonsumsinya seumur hidup.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan selama menjalani pengobatan, yakni:

Beberapa obat-obatan hipertensi yang umum diresepkan, antara lain:

Baca Juga: 9 Obat Darah Tinggi di Apotek yang Bagus dan Efektif

2. Pantau Tekanan Darah Secara Berkala

Hipertensi sering kali tidak menunjukkan gejala. Oleh karena itu, penting untuk rutin memeriksa tekanan darah.

Lakukan pemeriksaan secara berkala setidaknya tiga bulan sekali dengan mengunjungi fasilitas tempat Anda menjalani pengobatan.

Penderita hipertensi juga dapat melakukan pemeriksaan tekanan darah secara mandiri di rumah. Tanyakan kepada dokter seberapa sering Anda perlu cek tensi darah sendiri.

Untuk memudahkan pembacaan hasil pemeriksaan tekanan darah di rumah, Anda bisa menggunakan tensimeter digital.

3. Olahraga Secara Rutin

Aktivitas fisik adalah salah satu langkah untuk mencegah hipertensi dan mengontrol tekanan darah pada penderita.

Jenis olahraga yang dianjurkan untuk penderita hipertensi, antara lain:

Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan saat akan mulai berolahraga:

Baca Juga: Jangan Salah, Ini Cara Tepat Cek Tekanan Darah di Rumah

4. Jaga Berat Badan Tetap Ideal

Penderita hipertensi perlu menjaga berat badan tetap ideal. Jika berat badan berlebih atau obesitas, kerja jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh menjadi lebih berat. Akibatnya, tekanan darah bisa meningkat.

Gunakan kalkulator BMI (indeks masa tubuh) untuk mengetahui apakah berat badan Anda ideal.

Rumus BMI untuk dewasa adalah sebagai berikut:

BMI     =

berat badan (kg)
tinggi badan (m2)

Kategori BMI:

Menurunkan berat badan (indeks masa tubuh diusahakan 18.5-24.9 kg/m²) diperkirakan dapat menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 5-20 mmHg/10 kg penurunan berat badan.

Konsultasikan dengan dokter mengenai pola makan dan olahraga yang sesuai untuk mendukung pengobatan.

5. Diet Rendah Garam

Garam mengandung sodium (natrium) dalam jumlah yang tinggi. Konsumsi terlalu banyak sodium berisiko meningkatkan tekanan darah.

Penderita hipertensi dianjurkan untuk membatasi konsumsi garam agar tekanan darah terkontrol.

Menurut American Heart Association, asupan natrium untuk penderita hipertensi tidak boleh lebih dari 1.500 mg per hari.

Sementara itu, WHO merekomendasikan orang dewasa untuk mengonsumsi natrium kurang dari 2000 mg (kurang dari satu sendok teh) per hari.

6. Berhenti Merokok dan Konsumsi Minuman Beralkohol

Merokok dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit kardiovaskular. Oleh sebab itu, kebiasaan ini sebaiknya dihentikan oleh penderita hipertensi.

Tidak hanya merokok, penderita hipertensi perlu membatasi konsumsi minuman beralkohol karena dapat meningkatkan tekanan darah.

Baca Juga: Garam Khusus untuk Penderita Hipertensi, Benarkah Lebih Sehat?

Nah, itu dia beberapa langkah perawatan diri sebagai penderita hipertensi yang bisa diterapkan. Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat mengontrol tekanan darah dan mencegah komplikasi berbahaya akibat hipertensi.

Selain rutin memeriksakan diri ke dokter, bantu kendalikan hipertensi dengan suplemen dan alat pengukur tekanan darah. Beli di farmaku.com, dapatkan diskon hingga 27%!